Showing posts with label Sekolah. Show all posts
Showing posts with label Sekolah. Show all posts

Saturday, March 1, 2014

Yang Dilakukan Sebelum Menghadapi Ujian Akhir


"Mad, BANGUN! UDAH PAGI, NIH!" Emak gue membangunkan gue dengan nada kayak terompet sangkakala.

"Lagi nggak ada mata kuliah ma..." Gue tidur lagi..

"Iya, memang nggak mata kuliah, tapi katamu hari ini ada UTS susulan!"

Dengan sekejap, gue udah mandi dan langsung ke kampus. Tiba-tiba tujuan gue berubah ke warnet, karena telat masuk.

Memang, gue adalah orang yang nggak tahu sama yang namanya jadwal ujian (apalagi susulan). Menurut temen gue yang kuliah di jurusan psikolog, gue termasuk orang yang nggak gampang stress. Iya, gue nggak punya banyak pikiran. Gue senang melakukan apa yang gue rencanakan ketimbang mikirin jadwal. Gue lagi dalam masa-masa belajar, belajar untuk menghargai/mengatur waktu. Makanya gue butuh yang namanya "Pacaran", biar bisa belajar mengatur waktu.

"Gimana mau belajar mengatur waktu, selagi jomblo aja jadwal lo berantakan, mad"

"Shit!"

Sebenarnya, postingan kali ini gue nggak ngebahas soal waktu ataupun jadwal. Yang mau gue bahas adalah tentang ujian. Lebih tepatnya, yang dilakukan orang sebelum menghadapi ujian akhir. Bukan ujian hidup. Kalau butuh pelajaran mengenai ujian hidup, silahkan kalian cari artikel blog-blog religi dan motivator.

Oke, langsung aja. cekidot!

Saturday, February 15, 2014

Berbagai Jenis WC


"Aduh.." Emak gue kesakitan..

"Kenapa, ma?!!" Tanya gue dengan panik..

Bruuuussss...seerrrrrrrrr... 

Akhir-akhir ini, sering terdengar suara kesakitan di dalam WC rumah gue. Rasa sakit itu terkesan misterius penyebabnya jika bukan orang rumah sendiri yang mengetahuinya. Bukan sakit karena Diare, Wasir, dan Ambeyen. Ini semua karena WC yang baru aja direnovasi.

WC Rumah Gue
WC rumah gue baru saja direnovasi bulan januari kemaren. Ada perasaan berbeda pada saat itu. Misal, gaya boker yang awalnya jongkok berubah jadi duduk. Tapi bukan itu penyebab kita sering mengeluh dan kesakitan di dalam WC. Penyebabnya karena closet yang pose duduk nggak cocok  berada di dalam WC rumah gue yang terkenal sempit. Padahal, pada waktu closet dalam mode jongkok, kita aman-aman saja.

Thursday, December 19, 2013

Dampak Negatif Jika Selalu Mengandalkan Duit Ortu


Semakin mengalami perubahan global, pergaulan semakin berubah. Apalagi zaman sekarang serba canggih atau banyaknya fasilitas secara instan. Manusia semakin manja dengan yang fasilitas tersebut, dan membuat mereka sendiri malas menjalani sesuatu yang membuat mereka capek, lelah, dan letih.

Tuhan juga menciptakan rasa capek untuk manusia. Bukan bertujuan agar lo selalu ngeluh, tapi justru akan bikin bahagia. Karena dengan capek, bikin manusia sadar bahwa indahnya kehidupan ini jika manusia-manusia selalu bergerak. Kalau nggak capek, berarti lo patung yang kerjaannya diem mulu tanpa gerak.
   
Ciptaan Tuhan itu nggak ada yang menyusahkan manusia, justru manusianya sendiri yang bikin itu jadi susah. Contohnya capek tadi. Capek memang bikin manusia merasa susah dan bisa-bisa jadi sakit. Positifnya, lo akan bangga dengan capek tersebut ketika lo meraih hasil. Hasil itu datangnya dari mana? itu adalah penghargaan dari Tuhan karena lo udah menghargai capek tersebut.

Tapi, kebanyakan manusia malah mengharapkan duit tanpa memikirkan kerjaan dan usaha yang tentunya bikin capek tadi. Gimana mau dapet duit, hujan duit ngga pernah ada. Maka dari itu, Tuhan nggak mau bikin umatnya manja dengan tidak menciptakan hujan dengan elemen duit.

Buat remajanya, nih. Terkadang selalu dimanjakan dengan duit orang tua. Orang tua memang punya kewajiban untuk menafkahi anaknya (ketika anaknya belum memasuki usia berpenghasil). Inget, ini cuma sebatas menafkahi yang sesuai antara anak dan ortu. Dikasih duit dari orang tua bukannya buat nabung, makan, dsb. Malah digunakan untuk judi, hang out nggak jelas bareng temen, dan yang lebih parah untuk menjadi alat kesombongan.

Nah, malu banget tuh kalau menyombongkan harta dari ortu. yang lebih malunya lagi, sombongnya ke orang-orang yang udah punya penghasilan sendiri. Justru orang-orang kayak gitu yang kita butuh untuk memotivasi diri sendiri bagaimana memikirkan masa depan agar tidak mengandalkan duit ortu lagi.

Inget, keburukan itu banyak Negatifnya lho. Jadi, gue bakal bahas tentang dampak negatif jika selalu mengandalkan duit ortu. Cekidot!

Thursday, August 1, 2013

Yang harus lo lakukan ketika reunian


Jadi kemaren gue dateng ke acara bubar dan reunian SMA gue angkatan tahun 2010. Disana banyak perubahan fisik yang signifikan terjadi setelah lamanya tidak bertemu. Ada yang dulunya jelek, jadi cakep. Ada yang dulunya enggak bawa motor, jadi bawa motor. Ada yang dulunya Jomblo, sampe sekarang masih jomblo. Yang terakhir itu gue enggak perlu jelasin itu siapa..

Huftae..

Yang ngenesnya, gebetan-gebetan gue yang dulunya cantik-cantik, sekarang cantik banget-banget. Ah, pokoknya renian kemarin sukses bikin gue gagal move on. Gue juga tampil dalam sesi acara stand up comedy nya. Alhamdulillah, respon teman-teman merasa terhibur. Walau materi gue kebanyakan roasting temen-temen sekolah. Tapi enggak apa-apa, yang penting gue merasa keren sewaktu ngelucu.

Mau keren kayak gue sewaktu reunian? 
yuk, ikuti tipsnya!